Hanya Review Ta’lim Ustzh Halimah Alaydrus.

Bakti kepada orang tua jalan menuju syurga-Nya, mungkin kira kira itulah sepenggal judul yang sedikit menggetar di hati ini. Ahad, 28 Juli 2019 di bilangan Tebet Timur rutin diadakan Ta’lim bulanan yang diadakan di Musholla Al- Ikhlas yang di bina langsung oleh Al Ustadzah Halima Alaydrus. Yang selalu setiap sebelum Ta’lim itu dimulai diawali dengan pembacaan Maulid Burdah.

Sudah tidak asing lagi pasti untuk kita, bahkan dari kalian yang membaca tulisan sudah ada yang menghafalnya. Bahwa dalam Quran Surat Al-Isra ayat 23-24 sudah sangat jelas dijelaskan bahwasannya tidak ada yang wajib disembah kecuali Allah dan Allah memerintahkan kita untuk selalu berbuat baik kepada orang tua kita. Bahkan berkata ‘uf’ atau ‘ah’ saja tidak boleh. Andaikata ada kata yang lebih ringan dari kata-kata tersebut maka Allah akan mengganti kata ‘ah’ atau ‘uf’  dengan kata yang lebih ringan lagi dari pada itu. Sungguh betapa mulianya kedua orang tua kita sehingga Allah ciptakan ma’lumat agar kita terus berbuat baik kepada orang tua kita.

Banyak kisah para ‘alim ‘ulama yang hidupnya barokah dunia dan akhirat hanya karna merawat dan mencintai kedua orang tuanya dengan sangat baik, perkataannya tidak ada satu pun yang melukai. Perilakunya benar benar seperti penuh dengan akhlak yang mulia. Ya Allah Betapa sulitnya menjaga dan merawat surga yang sudah jelas nyata ada di depan mata.

Seperti kisah dari Al-Habib Umar bin Hafidz yang selalu meletakan kepentingan ibunya diatas kepala. Pernah suatu ketika sedang melakukan pertemuan penting dengan presiden Yaman, namun ketika pertemuan itu dimulai beliau izin undur kebelakang untuk memenuhi satu panggilan. Anak beliau sudah paham betul siapa lagi didunia ini yang dapat mengambil alih focus beliau kecuali sang Ibunda tercinta. Singkat cerita beliau penuhilah panggilan tersebut ternyata sang Ibunda hanya ingin Sholat berjamaah dengan sang anak. Tanpa banyak alasan beliau penuhilah keinginan sang Ibunda. Setelahnya selesai dengan segala dzikir setelah sholat beliau tanya kembali sang Ibu apakah ada yang ingin dibantu lagi. Dengan penuh cinta dan kasih sang ibu menjawab bahwa ia hanya ingin sholat berjamaah saja.

Juga ada kisah dari Hubabah Maryam salah seorang wanita yang termasuk menjadi suri tauladan untuk wanita hari ini dan kisah beliau yang lain ada didalam buku Bidadari Bumi Karya Ustadzah Halimah Alaydrus. Berkisah dari Sang Umi yang merasa resah karena dari 7* bersaudara hanya beliau satu satunya anak yang belum menggenapi separuh agamanya. singkat cerita beliau sedang ada Safari da’wah (istilah keren hari ini) di Indonesia. Kebiasaan baik yang serinng dilakukannya adalah ketika setiap selesai satu majelis sang UmI meminta doa kepada banyak ‘alim agar sang Anak Hubabah Maryam didoakan agar segera mendapat jodoh, sebelumnya juga sudah ada proses ta’aruf sampai khitbah namun proses tersebut selalu gagal. Namun setelah sang Umi pergi menjauh dari ‘alim yang diminta doanya, beliau Hubabah Maryam mengahampiri sang ‘alim tersebut dan berkata “Umi aku minta agar jangan cepat cepat untuk aku mendapat jodoh, karna jika aku sudah bersuami siapa yang akan menjaga dan merawat kedua orang tuaku” pada saat itu kondisi kedua orang tua beliau sedang sakit. Hingga akhirnya beliau tidak menikah sampai sang umi meninggal dunia. Beliau akhirnya menikah dan tetap bisa merawat sang ayah karna tempat beliau dengan tempat tinggal sang ayah berdeketan.

Dan sangat masih banyak kisah orang orang hebat yang mampu melangitkan baktinya untuk orang tuanya dan hari ini sudah cukup untuk menjadi suri tauladan untuk kita. Adapula kisah yang bagaimana sikap buruknya terhadap orang tuanya sehingga menurut saya juga cukup untuk menjadi pelajaran bermakna untuk kita.

Dan fakta hari ini adalah banyak sekali anak anak termasuk aku yang sangat sulit bahkan gengsi untuk mengatakan kata kata dermawan untuk kedua orangtuanya. Mengapa begitu susah hanya untuk berkata “aku sayang bapak sama mama”, atau bahkan kata maaf yang keluar saja hanya pada momen momen tertentu seperti lebaran misalnya.

Astaghfirullah betapa rugi diriku sedang pintu syurga terbuka lebar aku hanya diam memandanginya bahkan tak jarang aku acuh terhadap keluhannya, merasa hal lain lebih penting dari mereka. Sedang mereka orang orang hebat yang selalu menjadikan orang tuanya dikepala untuknya segalanya untuk orangtuanya. Dan Allah tau kebaikan untuk ku, bagaimana bisa aku mencari surga yang lain sedang surga yang ada didepan mataku saja masih sering lalai aku rawati.

Sejak saat aku hadir di majelis tersebut aku telah berazam untuk merubah sikapku untuk lebih baik lagi kepada ibu bapak ku, namun bukan setan namanya jika mereka tidak ahli dalam menggoda cucu adam ini. Ada saja sikap atau ucapannku yang secara tidak sengaja melukainya. Allah aku hanya ingin Ridho-Mu dengan orang tuaku lah sebagai washilahnya.

Semoga Allah SWT jadikan lelah, sakit, keluh mereka sebagai washilah kebaikan untuk mereka diakhirat kelak. Dan aku selalu minta ampunan untuk kedua orang tua ku karna hanya untuk anaknyalah mereka rela tidak datang di mejelis majelis ilmu. Dan semua hanya demi anaknya agar anaknya ini tidak bernasib sama dengannya.  Dan semoga kita bisa diberikan kesempatan untuk bisa melangitkan bakti kepada kedua orang tua kita.

Dan untuk teman teman yang sudah lebih dulu di naikan derajatnya oleh Allah lewat dipanggilnya orang tua kalian kesisi-Nya terus doakan mereka kedua orang tua kalian percaya bahwa doa yang tulus dari anak anak yang sholeh dan sholeha tetap sampai kepada mereka.

PS : Tulisan ini hanya semata semata hanya review Ta’lim saja jika kiranya ada kesalahan dan kekeliruan tolong untuk jangan ragu untuk menegur saya baik secara langsung atau lewat media yang lain.

Catatan Rindu Umat Akhir Zaman

Alhamdulillah segala rasa syukur aku panjatkan kepada Alloh SWT karena telah memberi aku hidayah untuk terus berusaha istiqomah Sholawat. Juga sholawatku selalu tercurah kepada Habibana Muhammad SAW. Semoga beliau berkenan menganggap aku sebagai umat-Mu, walau masih sedikit aku buktikan dengan perilaku yang aku tunjukan kepada khalayak ramai yang mengaku bahwa aku adalah umat-Mu. Sungguh sangat malu aku karena masih sedikit pembuktianku kepada-Mu bahwa aku adalah Umat-Mu, masih banyak nama yang ku rindu selain dirimu, seharusnya hanya nama-Mu lah yang selalu bersemayam memenuhi kalbuku.  Betapa aku tak layak kau anggap aku sebagai Umat-Mu, tapi aku tak sanggup jika di Mahsyar nanti tanpa ada Syafaat-Mu.

Terkadang aku berfikir bagaimana aku bisa mencintai seseorang tanpa melihat rupa-Mu, bersama diri-Mu dan hanya nama dan kisah kisah yang tercatat rapi dalam setiap Kalam-kalam-Nya yang menjadi bukti bahwa Dialah Muhammad kekasih-Mu. Tapi hari ini aku merasa aku sangat merindukan-Mu berharap bisa berkumpul dan bertemu dengan-Mu

Allah tumbuhkanlah istiqomahku agar nama Kekasih-Mu lah yang selalu aku sebut, istiqomahkanlah aku agar hanya Kekasih-Mu yang selalu aku rindu. Allah sampaikanlah rinduku kepada Kekasih-Mu agar jika di Mahsyar nanti aku bisa mengaku bahwa aku adalah Umat Habibana Muhammad yang selalu mendamba-Nya dari fatamorgana dunia ini.

 

Catatan ini hanya sekedar penyemangat diri sendiri ketika diri ini hampir lupa kepada siapa yang berhak untuk dijadikan sandaran.

all About London School of Economic and Political Science

A lot of well-known and high quality standard university in United Kingdom such as two greatest and oldest university in the world, University of Oxford and University of Cambridge.  Moreover in Westminster, central London, LSE founded by Fabian Society members Sidney Webb, Beatrice Webb, Graham Wallas and George Bernard Shawin 1895. LSE ranked as 25th for World University Rankings 2017.

The campus is located in the area historically known as Clare Market surrounded by numerous of important institutions including the Royal Courts of Justice, Lincoln’s Inn, Royal College of Surgeons, Sir John Soane’s Museum, British Museum, London’s Theatre-land and the shops of Covent Garden and the West End. It lies near The City of London financial district and the Houses of Parliament. In the early 2000s the campus has undergone an extensive refurbishment that can offer the students world-class facilitiessuch as the British Library of Political and Economic Science (BLPES), the world’s largest social science and political library and the second largest single entity library in Britain; and Saw Swee Hock Student Centre, provides new accommodation for the LSE Students’ Union, LSE accommodation office and LSE careers service as well as a bar, events space, gymnasium, rooftop terrace, learning café, dance studio and media center. With all those facilities can help the college-students to look forward an excellent career opportunities also joining a worldwide network of prestigious alumni. (https://en.wikipedia.org/wiki/London_School_of_Economics#Campus_and_estate)

In 2008, LSE’s outstanding success in the Research Assessment Exercise confirmed it as a world leading Research University. The School had the highest percentage of world leading research of any university in the UK, topping or coming close to the top of a number of rankings of research excellence.

  1. Asia Research Centre
  2. Centre for Analysis of Social Exclusion (CASE)
  3. Centre for Climate Change Economics and Policy (CCCEP)
  4. Centre for Economic Performance (CEP)
  5. Centre for Macroeconomics
  6. Centre for Philosophy of Natural and Social Science (CPNSS)
  7. Centre for the Analysis of Time Series (CATS)
  8. Centre for the Study of Human Rights. (mastersportal.eu February, 17 2017)

One of famous actress Angelina Jolie contributes to be a guest lecture to teach post-graduate students about gender issue and human rights cited by Female Radio February, 17 2017

At the time LSE has providing public facilities to support the performance of the students in academic activities or non academic activities. For example there are academic in the field of libraries that provide of the rare to exposed in Indonesia. The typical library in Indonesia used just to read or just borrow  a book., but in there is the best place to spending a lot of time, and in a corner of the campus there is a new academic building that provides the auditorium the other academic support the activities. In the field of non academic there is also a gym student area, a coffee shop, rooftop terrace which can see a beautiful view of the sky in London. There area also outdoor room there students can playing tennis, reading a book or just hangout together

If some people can continued his master education in London School of Economic and Politic Science  it’s so lucky, let alone with his scholarship because the cost of living in there more expensive than Indonesia. For me it is my pride to be continued my educate in there because not in doubt more. The alumnus are very much to contributed for his campus and hid country. Whoever to have same opportunity in order to continued his educated in there as long as we have much resolution and spirit